Kamis, 11 Agustus 2022

MEMAKNAI 17-AN DI RUANG ART

 

Ini adalah ruang Art, dimana sebagian waktu saya habiskan disini, setidaknya  dalam 5 atau 6 hari, 10 jam ada disini.  Ruangan ini tanpa disadari telah banyak memberikan berbagai hal salah satunya inspirasi kepada saya untuk mengajar lebih baik dari waktu kewaktu, 
walaupun selalu terasa banyak kekurangan disana sini dan entah mengapa pula hari ini ingin menuliskannya atau berbagi kepada yang lain melalui tulisan ini ini. 

Sayup-sayup terdengar latihan lagu  Mengheningkan cipta untuk memperingati proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang ke ke-77, satu dua ubin dibersihkan dengan cairan tertentu untuk menghilangkan noda air, cat, lem, malam untuk membatik dan lainnya. karena tentunya barang-barang ini adalah bekas pembelajaran di ruangan ini.  Kegiatan ini biasanya dilakukan setiap tahun diawal pembelajaran untuk mempertahankan ruangan ini tetap bersih dan nyaman dalam bekerja atau mengajar.






Merupakan sebuah kebanggaan pula ruangan ini sering digunakan oleh yayasan untuk meeting,  sharing dengan sekolah mitra,  kepala unit untuk rapat koordinasi,  rapat akreditasi,  penilaian kinerja kepala sekolah,  meeting guru sekaligus tempat pembelajaran siswa.  Saya merasa ruangan ini jauh lebih di banyak dimanfaatkan ketimbang ruangan yang lainnya, makanya dari itu kami berupaya menjaga ruangan ini sebaik mungkin sehingga kenyamanan tetap bisa teraga.

Kualitas air suplay air ke ruangan ini kurang baik, karena dulunya merupakan rawa, menyebabkan lantai menjadi cepat kotor, bernoda, dan dan terkesan kusam. Pembersihan dengan cairan tertentu menjadi solusi, namun dengan memperhatikan berbagai aspek salah satunya tidak merusak ubin keramik lantai itu sendiri.


Hal remeh tapi bagi saya memberikan kenyamanan, yaitu meluangkan waktu sepuluh menit untuk membersihkan lantai tetap nyaman dipandang 😉.